Sabtu, 15 September 2012

What Is Business Process Management ?

Business process management (BPM) is a management discipline that treats business processes as assets that directly contribute to enterprise performance by driving operational excellence and business agility. As with other assets, determining the right level of investment in the resources needed, proper performance monitoring of the process, sound maintenance of the process and management of the process life cycle can drive operational excellence. The most critical disciplines for BPM success are related to nontechnical issues, such as changing people’s attitudes and assumptions based on building a new frame of reference or perspective (that is, the process perspective) for evaluating business performance of government agencies.

These essential elements consist of:
  • Comprehending processes through business process modeling for visualization
  • Evaluating process performance through attention to the right process metrics
  • Generating options for performance improvements through process analysis
  • Gaining the willingness to change the processes from the stakeholders involved
Together, these disciplines provide a fresh approach to improving the performance of business processes. A BPM effort may be initiated from a business unit, the IT organization or an internal operational unit that may focus on innovation, transformation, organizational development, change management, enterprise architecture, government delivery services, audit/compliance and so on.

Bisnis Proses manajemen atau yang disingkat dengan BPM ini merupakan proses disiplin manajemen yang melakukan serangkaian kegiatan yang akan mencapai tujuan yang ingin dicapai. Proses Bisnis yang baik akan mampu meningkatkan kinerja dalam pengelolaannya merupakan kegiatan yang paling utama. kinerja yang efektif dan efisien yang bisa mengatur keberhasilan organisasi juga harus menjadi jalan yang mulus dalam menajalani bisnis.

Proses bisnis adalah sebuah blok bangunan fundamental dari keberhasilan organisasi. Meskipun proses bisnis secara efektif mengelola adalah kegiatan utama bagi kemakmuran bisnis masih ada kesenjangan yang cukup besar dalam memahami cara mengemudi efisiensi melalui pendekatan proses. Membangun pemahaman yang jelas dan mendalam dari proses jangkauan, bagaimana mereka berfungsi, dan bagaimana menanganinya adalah tantangan utama yang dihadapi bisnis modern.

Keahlian mengontrol ketidakstabilan bisnis diperlukan ketika situasi yang memungkinkan itu bisa terjadi. Pemikiran yang tanggap akan menjadi tantangan dalam menghadapi arus perjalanan yang tidak datar, dimana proses ini bisa naik dan bisa juga turun sangat berpengaruh pada organisasi dan pengusaha-pengusaha.

Untuk kelancaran siklus bisnis ini juga dibutuhkan seorang manajer dalam memimpin perusahaan di abad yang baru. Para manajer dalam abad yang baru ini akan membutuhkan visi, yaitu kemampuan untuk melihat kebutuhan pasar dan bagaimana perusahaan mereka dapat memenuhinya. keahlian berpikir kritis dan kreativitas memugkinkan manajer dalam mengetahui masalah dan peluang serta merancang solusi -solusi yang kreatif. Terakhir, para manajer juga menghadapi perubahan yang cepat, dan mereka membutuhkan keahlian untuk membantu mengarahkan organisasi mereka melalui pergeseran-pergesaran yang terjadi pada kondisi-kondisi eksternal dan internal.



Boone, Kurtz. "Pengantar Bisnis Kontemporer", Edisi 11,Salemba Empat , Jakarta, 2008.
http://www.emeraldinsight.com/products/journals/journals.htm?id=bpmj

1 komentar:

  1. topik yg diminta adalah apa itu proses bisnis. tambahkan referensi lain. buat kajian dari jurnal penelitian terkini.

    BalasHapus

Ulasan Singkat Mengenai Pluralisme

Secara terminology, Pluralisme berasal dari kata Plural yang berarti banyak atau berbilang kata “bentuk kata yang digunakan untuk menunjukk...