Rabu, 12 Februari 2014

Gunung Sinabung



       Gunung Sinabung adalah gunung berapi yang terletak di Kabupaten Karo, Kabanjahe,  Sumatera Utara. Puncak tertinggi di Sumatera Utara tersebut mencapai 2.460 meter di atas permukaan laut setelah Gunung Sibayak yang memiliki ketinggian 2.094 meter. Sejak 1600 tercatat gunung ini tidak pernah meletus, mendadak aktif dan meletus pada tahun 2010.
     Pada tanggal 29 Agustus 2010 Gunung Sinabung meletus dengan mengeluarkan lava dari kepundan gunung dini hari sekitar pukul 00.15 WIB dimana sebelumnya menunjukkan aktivitasnya mengeluarkan asap hitam waktu pagi hari 28 Agustus 2010. Status gunung dinaikkan menjadi “Awas”, sehingga 12.000 warga disekitarnya dievakuasi dan dilaporkan 1 korban meninggal dunia karena gangguan pernapasan ketika mengungsi dari rumahnya. Erupsi berlanjut pada bulan September 2010, terjadi 2 letusan. Letusan pertama menyemburkan debu vulkanis setinggi 3 kilometer. Letusan kedua, menimbulkan gempa bumi vulkanis yang dapat dirasakan hingga radius 25 kilometer dari gunung sinabung.
     Gunung sinabung ternyata tidak tidur lama sampai gunung tersebut meletus kembali pada tahun 2013. Terjadi 4 letusan sampai 18 September 2013. Letusan pertama terjadi pada waktu dinihari dan sore hari pada tanggal 15 September 2013. Letusan kedua terjadi pada waktu siang hari dan sore hari tepatnya tanggal 17 September 2013. Erupsi menimbulkan awan panas dan abu vulkanis. Kondisi pada bulan ini fluktuatif. Namun, memasuki bulan November 2013 intensitas  Gunung Sinabung semakin tinggi, dari level “Siaga” sampai “Awas”. Bermula pada tanggal 03 November 2013 status gunung sinabung dinaikkan menjadi “Siaga”. Penetapan status tersebut karena peningkatan kegempaan dan tingginya kolom letusan abu. Erupsi yang terjadi sekitar pukul 01.26 WIB dini hari itu, memuntahkan abu vulkanik yang mencapai 7.000 meter. Sebanyak 1.293 jiwa sekitar Gunung Berapi Sinabung dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Aktivitas Gunung Sinabung yang terjadi berkali-kali mengakibatkan pasokan sayur–mayur di Medan melambung tinggi. Seperti Harga Cabai merah naik dari Rp 12.000 menjadi Rp 20.000 per kg. Kentang yang biasanya Rp 5.000 kini dijual Rp 10.000 per kg dan beberapa jenis sayuran lainnya. Pada tanggal 24 November 2013 status Gunung Sinabung dinaikkan ke level tertinggi, level 4 (Awas). Ditandai dengan letusan sebanyak 8 kali dengan memuntahkan awan panas dan abu vulkanik. Sehingga penduduk dari 21 desa harus dievakuasi.
        Status “Awas” bertahan hingga memasuki tahun 2014. Terlihat Guguran lava pijar dan semburan awan panas yang muncul dari permukaan Gunung Sinabung pada tanggal 3 Januari 2014. Aktivitas Gunung Sinabung yang terus menerus erupsi mengakibatkan jumlah pengungsi semakin bertambah melebihi 20.000 orang. Ketika minggu terakhir di bulan Januari 2014, dikabarkan kondisi Gunung Sinabung mulai stabil, pengungsi yang berada diluar radius bahaya (5 km) pun bisa dipulangkan. Namun, sehari kemudian dikabarkan 14 orang ditemukan tewas terkena awan panas ketika sedang menuju ke Desa Suka Meriah dan Kecamatan Payung yang berada dalam zona bahaya. Sampai sekarang dilaporkan korban tewas bertambah menjadi 16 orang dan jumlah pengungsi mencapai 32.355 jiwa.


Tulisan ini bersumber dari beberapa media OL yaitu: Merdeka.com, Republika Online, Wikipedia.org, Liputan6.com, Kompas.com.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ulasan Singkat Mengenai Pluralisme

Secara terminology, Pluralisme berasal dari kata Plural yang berarti banyak atau berbilang kata “bentuk kata yang digunakan untuk menunjukk...